Tugas Guru Di dalam kelas

1. Menolong Siswa.
Salah satu tugas guru yang penting adalah menolong siswa. Tugas ini tidaklah mudah; membutuhkan waktu, latihan, kesabaran dsb.
Siswa harus mendapatkan pengalaman bekerja mandiri sebanyak mungkin. Tetapi jika siswa ditinggalkan dengan masalahnya tanpa pertolongan yang cukup, mungkin siswa tersebut tidak akan mengalami kemajuan yang berarti. Jika guru terlalu banyak menolong siswa, hal ini juga tidak baik. Guru harus dapat menolong memecahkan masalah siswa, tetapi jangan terlalu banyak dan tidak terlalu sedikit, sehingga siswa akan dapat sebuah penalaran yang logis tentang pekerjaannya.
Jika siswa tidak dapat mengerjakan banyak hal, guru seharusnya dapat memberikan bayangan dari pekerjaan yang akan dilakukan. Guru harus dapat menempatkan dirinya sebagai seorang siswa.

2. Teknik bertanya, Rekomendasi dan kegiatan mental.
Cara untuk menolong siswa secara efektif dan alamiah, guru dapat mengajukan beberapa pertanyaan yang berkenaan dengan topik bahasan, seperti dalam masalah yang tidak membutuhkan perhitungan guru dapat mengajukan pertanyaan : Apa yang tidak diketahui ? atau sebangsanya ….. lah yang jelas pertanyaan itu penting untuk memberikan arahan berfikir bagi siswa



3.GENERALISASI

Hal penting dari suatu pertanyaan adalah prinsip generalitas. Contoh pertanyaan : Apa yang tidak diketahui? Datanya apa saja? Kondisinya bagaimana?. Adakah hubungan antara data dengan variabel yang tidak diketahui?

4. Berdasarkan Akal Sehat

Pertanyaaan dan saran haruslah bersifat: alamiah, sederhana, nyata dan berdasarkan akal sehat. Contoh saran : Lihatlah pada hal yang tidak diketahui! dan Cobalah untuk memikirkan masalah yang mirip dengan hal yang tidak diketahui. 
Sedang di edit ulang

5. Guru dan siswa, meniru dan berlatih.
Ada dua tujuan bagi guru dalam mengarahkan siswanya dengan pertanyaan atau saran. Pertama untuk membantu siswa dalam memecahkan masalahnya. Kedua untuk membangun kemampuan memcahkan masalah sehingga siswa dapat memecahkan masalahnya di masa yang akan datang.

Halah kok jadi ngak karuan ya belajar menterjemahkan dari buku orang lain tapi ya gitu deh…. dicoba aja. Aslinya sih bagus judul bukunya “How To Solve It” A new Aspect of Mathematical Method karangan G Polya…… sedang dibaca dikit-dikit .

About these ads

~ oleh kangguru pada Januari 30, 2007.

17 Tanggapan to “Tugas Guru Di dalam kelas”

  1. Saya itu pengen sekali jadi guru, tetapi sampai hari ini belum ke sampaian. Menurt pribadi saya, saya itu agak susah dalam menyampaikan ide/gagasan secara lisan, kalau dengan tulisan mungkin lebih gampang.

    Tugas guru sangat mulia, saya sangat salut untuk Bapak Kangguru… (btw namanya siapa sih).

    Dan point-2 di atas menurut saya bener sekali, itu yang harus di realisasikan ke dunia pendidikan kita. Jangan hanya jadi guru tetapi tdk mendalami apa makna guru itu…

    Walah kalo jujur saya juga pernah menghindar untuk jadi guru, walaupun kuliah di IKIP tapi pas awal lulus malah kerja di konsiltan, giliran konsultannya bangkrut baru deh…… itu Ijazah dipake hehehhe dasar….
    Setelah jadi guru ( walupun belum tersertifikasi ) eh keenakan terus jadi guru ternyata nikmat juga dan alhamdulillah Barokah
    dan ngeblog belum ada 1 bulan buat melatih cari gagasan, jadi tolong diajarin ya

  2. Kangguru Mohon izin Kang saya kutip terjemahannya buat referensi.

    Mangga kang dengan senang hati

  3. salut lah asa mending baca terjemahannya kang guru….

    Halah ya bagusan baca aslinya lah hehehhe

  4. Kang Guru, maafkan saya. Saya baca artikel ini berupa tugas guru di dalam kelas. Nomer 1 dan 2 saya cukup mengerti. Begitu masuk nomer 3, generalisasi saya kok bingung… Ini masuk ke artikel tugas guru atau how to solve it? Mohon pencerahannya, Kang Guru.

    Terima kasih di sudah dikunjungi, mimpi apa aku dikunjungi kang kombor, logikanya ngak nyambung ya dari point 3 ke bawah pengennya sih nulis tugas guru di dalam kelas dalam membantu siswa memecahkan masalahnya, namun nampaknya harus edit ulang dech

  5. Kadang untuk masalah tertentu guru harus bertindak seperti dokter yah… Lebih sering guru kita tidak menyadari untuk bisa bertindak lebih tepat dalam situasi saat dalam kelas, dengan dalih bermacam-macam.

  6. 2. Teknik bertanya, Rekomendasi dan kegiatan mental

    Bertanya aja susah dan ada tekniknya segala ya? Apalagi menjawab ?(Kalau ini mungkin respon siswa)
    Membuat pertanyaan memang sulit tapi cara mengajukan pertanyaan juga sulit. Dulu waktu saya masih jadi anak sekolahan, sering guru saya menunjuk salah satu anak lalu baru memberikan pertanyaan. Setelah saya kuliah di keguruan akhirnya saya tahu kalau cara itu kan tidak baik (siswa lain jadi pasif). Tapi ya itu tadi membuat pertanyaan dan cara mengajukan pertanyaan memang sulit.
    Dan berart kesimpulannya jadi guru itu susah dan sulit (itu baru masalah pertanyaan, belum masalah yang lain).
    Bisakah kesejahteraan guru ditingkatkan lagi? hehehe (manusia memang gak ada puasnya ya?)
    Sejujurnya saya jadi guru awalnya juga karena terpaksa…mengikuti keinginan sponsor alias ortu. Lha saya dulu sekolah di STM Telekomunikasi ..ech begitu lulus ortu penginnya saya jadi guru (Matematika). Mungkin buat regenerasi kali ya karena Bapakku juga seorang guru (SD). Walaupun belum lama jadi guru tapi jujur sekarang saya menikmati kehidupan sebagai seorang guru (lengkap dgn segala suka dukanya).

  7. met kenal pak Guru, saya tidak berniat jadi guru karena tugasnya berat.
    -anak mantan guru-

  8. Menolong itu ternyata juga gak gampang ya pak… Tulisan bapak sangak menarik, ditunggu selese editannya deh^_^ Met kenal ya pak.

  9. Menolong siswa. Saya sependapat dengan hal ini namun ini akan menjadi masalah kalau prtolongan itu kemudian membuat siswa tidak berkembang. Lho kok ada pertolongan yang bikin anak tidak berkembang ?
    Bayangkan Anda sedang membantu seorang anak belajar naik sepeda, dalam hal ini ada tiga tindakan yang dapat Anda lakukan :
    1. Anda memgang sepeda terus dengan asumsi bila dilepas anak pasti jatoh
    2. Anda membiarkan anak berimprofisasi dengan melepaskan anak berusaha naik sepeda sendiri tanpa campur tangan Anda
    3. Anda memegang sepeda ketika anak mengalami hilang keseimbangan tetapi kemudian melepaskan kembali setelah anak mencapai kesetimbangan kembali.
    Ocey ?!…, Sebagai guru Anda milih tindakan yang mana ?
    Hehehehe… simpel khan ??!
    Jadilah guru yang baik demi masa depan bangsa ini.
    Setiap hari kita melihat ibu pertiwi menangis. Dan air matanya mengalir dalam bentuk sunami, lumpur lapindo, dsb. Bahkan ibu pertiwi menggigil (gemetar=gempa bumi) melihat keterpurukan bangsa ini.
    Mungkin sebagian kesalahan itu ada pada kita guru-guru yang salah mendidik anak anak bangsa.
    hehehehehe serius yah .

  10. Aku Sangat Ingin Menjadi Guru, BAGAIMANA YA CARANYA????

  11. aku butuh yang baik tengatang guru yang benar dan kesejah teraan guru

  12. Judul yg diambil cukup menarik, mudah2 isinya aplikatif dan semenarik judulnya

  13. aq juga mw ngopi,,boleh yaa..

  14. Jadilah guru yang baik , jangan asal jd guru..

  15. ya kita memang harus jadi orang yang serba saaaaabbbbaaaaaarrrrrr !!

  16. ragil itu sangat ganteng sekali

  17. saya baru masuk jadi guru kelas ki…mhn di bimbing ya pak….nulis artikel yang berkenaan dengan itu…

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: