Menjelang UN lagi dan lagi

Ini cerita tentang gambaran keadaan siswa (mungkin) tentang UN 2007, saya secara pribadi mohon maaf karena tidak dapat mengabulkan semua permintaan :
1. Soal Ujian Nasional yang ada hanya panduan ujian nasional
2. Pengiriman soal via e-mail
3. Ngak bisa mempercepat access internet lha wong hidup di wp aja numpang
4. Beberapa komen yang terpaksa saya hapus karena mengandung kata-kata kotor yang menurut saya ngak layak
5. Menjawab pertanyaan-pertanyaan yang saya tidak tahu jawabannya.
6. Saya hanya bisa mendo’akan supaya 100% peserta ujian lulus
7. Berdoa supaya para pengambil kebijakan pemerintah senantiasa berada di jalan yang lurus

dan cerita pun dimulai dengan pertanyaan :
sultan aryo budiman

Ujian Nasional bisa batal gak??
pokoknya kalo gak lulus aku mau minta suaka politik ke australia…!!!

dan umpan dari uyo
uyo

wah terima kasih ya, karena website puspendik sangat lamban… dan uan tinggal 24? eh 25 hari lagi… share-an anda sangat membantu… thx!

disambut
putu pesa nugraha

dear kang Guru

saya siswa SMA jurusan bahasa minta soal latihan bahasa jerman penting banget karena ujian sudah di depan mata. bisa dikirimkan ke alamat email saya.
terima kasih atas bantuan anda.

putu pesa nugraha
siswa sma 2 Pemalang

Kemudian mengharap
irfan tse
Asalamualaikum………………
do’ain saya lulus UAN 2007 yah,,semuanya…………….
mudah-mudahan seluruh anak2 sma kelas 3 di lampung lulus semua…………..
AMIN…………
WASALAM……….
jangan lupa yah doanya…………

umpan ke
farani di biak gitu loo

assalmualaikum…..

dengan hormat aku meminta bahn bahan ujian nasional dooooonk…. aku ketinggalan banyak nich….. tinggal 2 minggu lagi nich…
uuuuh aku takuuuut….
by the way kirimin ke email aku yach… please banget…
eh ya… selain itu tolong doanya yah… supaya nilai aku bisa bagus nanti pas hasil uan…
mohon doanya ya para pembaca yang manis en baek ati…
jazikumullah…
syukron, (bantuan anda akan di balas ama Allah SWT )

melebar ke
siswa Palangkaraya

doain ya Kang moga2 semua siswa SMA 2 Pahandut Palangkaraya lulus UN 2006/2007. Kalo bisa kirimin soal2 prediksi UN 2006/2007 ke website kami. tolong banget ya kang guru!!!ditunggu segera dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya!Terima kasih b4!

gsut berujar
gsut

soal prediksinya ko susah di dwnloadnya? Orang bijak mengatakan bahwa orang berdosa law melihat banyak orang kesusahan tetapi tidak di bantu!!! makanya pliz kangguru kami minta pridiksi soalnya dikirimkan ke email ku.makasih.

emi memberi kabar
emi

AKU BAIK-BAIK SAJA!!!

esi kasih usul
esi

kang bisa gak

kisi-kisi sma ipanya dalam bentuk microsoft word aja

abis waktu pk acrobat reader gak bisa di

buka kalo gak kirimin ke email ku ya

thksssssssssssssssssss

sany bertanya juga
sany

kang kisi-kisi uannya berlaku untuk smua daerah gak

ronald protes dan komen diatasnya pun di delete
ronald

aduh pak, komen sebelum saya..astaghfirullah, bahasanya….

joya berdiri tegak dan berterima kasih pada penonton
joya

terima kasih buat semua pihak yang telah membantu walaupun tidak semuanya memberikan jawaban…
tetapi bisa memberikan motivasi…
terima kasih…

pa bila ada soal ujian yang asli dan dapat di percaya silahkan dikirim kepada saya… terima kasih

wassalam

sementara
Ali..

Assalamu’alaikum wr.wb

bapak, ibu, sodara sekalian mohon doa restu. Semoga lulusan angkatan 2006/2007 lulus semua amin..ehm, sodara sekalian kenapa situs ini lambat banget yah..?? Btw misal ada sodara yang sudah sukses masuk ke prediksa soal, tolong kirim mail ke e-mail saya

dan
jumilah pun mohon pertolongan
jumilah

tolong dooooooooooong kisi kisi soal ujian nasional 2007, biar aku lulus n bisa ngebales orang tua.biar aku ndak jadi orang miskin teruuuuuus gantian dooooooooooooooooooooooooooooooooooooooong yang kaya maca ciiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiih orang2 atas semua yang ngejabat pemerintahan. rakyat kecil kapan klo ga dari generasi penerus seperti kami. makasih ya…………………………………………………………………………………..

dan terjadi salah pengertian

zulekha

soal un doooooooooooooooooooooooooong

mohon maaf namanya dicatut tanpa izin
Lebih baik anda semua percaya sama guru di sekolah anda dari pada Blog yang ngak bermutu ini

~ oleh kangguru pada April 9, 2007.

29 Tanggapan to “Menjelang UN lagi dan lagi”

  1. petramax..!!!

    panjang teuing postingan teh.. hihihihi..

  2. @grandiosa
    panjang dan tak bermutu

  3. ck… ck… ck… mendadak banyak fans pak😀

  4. @xwoman
    mendadak tapi bentar lagi juga pada ilang kayaknya 🙂

  5. sudah menjadi budaya setiap akan UN pasti aja pada kelimpungan😀

  6. @xwoman
    guru aja kelimpungan dengan UN apalagi siswa🙂

  7. kalo satu siswa ditarifin 50rb.. ckckckck.. banyak pula penghasilannya pak. hehehehe… *bletak* *siapa nih yang lempar golok*

    saya dengar mininal nilai itu 5? CMIIW

    ada dua opsi lulus :
    – boleh rata-rata 5,0
    dan nilai diatas 4,25 ssst aku juga bingung dengan opsi yang ngak konsisten ini

  8. Saya ikut mendoakan semua-nya lulus kang.. Amiin

  9. akhir akhir ini saya juga sering nerima komen yang asal dalam bahasa indonesia…tidak ada yang bisa dilakukan kecuali mencet delete dan mengelus dada…

  10. @Bu Dokter
    Amiiiien

    @Pak Dokter Imcw
    hiks saya terpaksa menutup komen pada 3 posting saya dok

  11. Wah ntar kalo ngasih soal ntar dibilang membocorkan soal ya pak ? Orang banyak bertanya soal uan katanya ada di Internet, emang ada pak ? Setahu saya gak bakalan ada … iya kan pak ?🙂 salam kenal dari saya

  12. ada selebritis, dan sekarang gurupun bisa jadi seleb he…he…he…

    @peyek
    seleb kala musin UN

  13. Banyak orderan nih…

    @mathemticse
    ngadadak loba order karna Allah

  14. ngak perlu UN sebenarnya

  15. UN bisa nambah silaturahmi nih..

    @Alief
    alhamdulillah ada hikmahnya juga

  16. saya mah santai saja yang sibuk itu panitia UN, sebagai penonton aja.

    @pak Guru
    saya sibuk ngak karuan hehehehhe blogwalking maksudnya

  17. AdaKah yang berdoa semoga UN tidak menjadi penentu kelulusan…?

    @ deni
    Aduh iya juga ya tambah yuk doanya

  18. 100% siswa lulus?
    Kaya’nya agak sulit sih kang…….
    Pengalamanku ajah ada 30% anak IPA-nya yang nggak lulus😦

    @ Hendra
    setuju memang berat pak

  19. “Lebih baik anda semua percaya sama guru di sekolah anda dari pada Blog yang ngak bermutu ini”

    tangtos we nu ngelmu semar mah biasana handap asor🙂

  20. @Biho

    sanes nu ngelmu semarmah biasana ge gede hitut hehehhehe

  21. Wah akhirnya blog2 guru yang banyak di minati.

    Sukses selalu pak…..

    @prayogo
    amiiiiieen

  22. ujian udah didepan mata ayooooo semangat……….dan tingkat kan ibadah kita..semoga kita semua sukses mengerjakan soal2 uan 2007 ini….sekarang kita hanya bisa berusaha…dan tuhan yang menentukan,,
    sekarang hanya satu kata yg ada dibenak kita ……
    LULUS…LULUS…..DAN…LULUS…..
    KALAU KTA YAKIN PASTI KITA BISA………….
    Mohon doa nya yach……semoga 100% kita lulus…..AMIIIIIIEN…….MAKACH…!

  23. AAAArrrrrrggghhh………
    jangan jadikan UN sbg beban!!!!! kita hrs teuteup SEMANGAT!!!! wlo soal beda’n pengawasan diperketat, nyang penting kita udah siap dulu to???!!!!! buat cah SMA 1 Sragen, yang dah pd kelimpungan atur strategi nirun….yah,,,met berpusing2 Ria…..
    GOD BLESS U ALL !!!

  24. Menjelang UN, di mana-mana ada proyek “doa massal” ya?
    kangguru-sensei tidak ikut menggalakkan proyek itu juga?😆

  25. pusing gw mikirin …… UN guru aja pusing apa lagi kita yang SMP

  26. “Eistein aja Menolak UN”
    Oleh : Ali PUllaila
    SMA N 1 Rambah Pasirpengarayan
    Kab. Rokan Hulu Prop. Riau
    Seandainya saja Einstein masih hidup mungkin saja dia berada pada barisan
    paling depan demonstrasi siswa yang menolak ujian nasional (UN). Rencana
    penambahan mata pelajaran yang akan diujikan dalam ujian nasional (UN) tingkat
    SMA dan SMP pada 2008 mendapat respons negatif. Penolakan justru datang dari
    siswa yang akan menjadi peserta dalam UN mendatang.
    Kemarin (2/11) ratusan siswa dari berbagai SMA di Jakarta berunjuk rasa di depan
    kantor Depdiknas. Mereka menolak kebijakan yang dinilai semakin memberatkan itu.
    Mereka mengkhawatirkan akan banyak siswa yang tidak lulus UN.
    ”Tiga (mata pelajaran) saja sudah berat apalagi enam,” teriak siswa. Bayangbayang
    ketidaklulusan tersebut semakin nyata ketika pemerintah juga berencana
    menaikkan standar kelulusan dari rata-rata 5 menjadi 5,5.
    Pemerintah memang berencana menambah mata pelajaran yang diujikan dalam UN
    2008. Selama ini, mata pelajaran yang diujikan adalah bahasa Indonesia, bahasa
    Inggris, dan matematika. Di tingkat SMP, mata pelajaran hanya berubah menjadi
    empat, yakni ditambah IPA. Di tingkat SMA, mata pelajaran UN menjadi enam
    dengan penambahan berbeda-beda di kelas IPA dan IPS. Untuk IPA, akan ditambah
    fisika, biologi, dan kimia, sedangkan IPS ditambah sosiologi, geografi, dan ekonomi.
    Khusus SMK diperbolehkan menambah mata pelajaran sesuai dengan spesialisasi
    yang ada di sekolah tersebut. Kepala Pusat Informasi dan Humas Depdiknas
    Bambang Wasito Adi mengatakan, keputusan pemerintah tentang penambahan mata
    pelajaran tersebut sudah final. ”Tinggal menunggu permendiknas yang sedang
    digodok,”. Rencana penambahan mata pelajaran UN dari tiga menjadi enam mata
    pelajaran, menurut Bambang, merupakan upaya pemerintah untuk selalu konsisten
    mengukur hasil pendidikan. Hal itu juga mengakomodasi mata pelajaran lain yang
    dinilai penting. Penambahan tersebut, lanjut dia, tidak perlu ditakuti siswa. Sebab,
    materi yang akan digunakan dalam UN sama dengan materi dalam ujian akhir
    sekolah (UAS).
    Reaksi keras bermunculan dari belahan Nusantara ini baik guru maupun siswa
    selain di Jakarta, di Medan ratusan anggota Persatuan Guru Republik Indonesia
    (PGRI) Sumatra Utara dan praktisi pendidikan memadati Lapangan Merdeka, Medan,
    Kamis (1/11). Mereka menggelar upacara penyampaian deklarasi penolakan ujian
    nasional (UN) Liputan6.com. UN dinilai melanggar undang-undang sistem
    pendidikan nasional. Selain itu memboroskan uang negara tanpa memiliki orientasi
    yang jelas sehingga berdampak buruk bagi perkembangan murid. Apalagi praktik
    pembocoran soal dan KKN menambah keruh pelaksanaan ujian. Selain deklarasi,
    penolakan UN diwujudkan dalam bentuk penandatanganan spanduk sepanjang 100
    meter. Setiap orang yang menolak UN dipersilakan ikut. Tak hanya itu, penolakan
    UN ini bahkan disertai dengan ancaman mogok mengajar oleh PGRI. Pada tahun lalu,
    para pengajar yang tergabung dalam Komunitas Air Mata Guru menyebutkan adanya
    penyelewengan dalam pelaksaan UN. Beberapa di antaranya dipaksa berhenti
    mengajar
    UN menurut Einstein adalah “Mimpi Buruk” (Nightmare). Minat pribadi
    Einstein pada pendidikan merupakan tema pernyataan publiknya yang pertama
    tentang nonsains dihadapan audiensi yang cukup besar. Di tengah-tengah kecamuk
    perang dunia yang I, dia menulis artikel suatu imbauan yang cukup emosional kepada
    pemerintah Jerman agar mengakhiri keharusan bagi murid-murid menempuh ujian
    akhir yang sulit sebagai syarat kelulusan dari SLTA. Untuk memahami apa yang
    mendorongnya menulis artikel ada baiknya kita mengetahui pengalaman pribadinya
    menjalani pendidikan di Jerman.
    Albert memulai pendidikannya di sekolah dasar umum pada musim gugur
    1885 di Munich, Jerman. Dia waktu itu berumur 6,5 tahun. Kebiasaan umum sekolah
    waktu itu dan bahkan waktu sekarang mungkin saja ke waktu masa datang adalah
    menerapkan disiplin yang berlebihan kepada murid-murid dengan memukul bagian
    tangan dan hukuman lainnya yang menyakitkan dan menakutkan. Einstein yang
    prestasinya rata-rata seperti anak lain mengalami juga tangannya kena pukulan. Yang
    berwenang di sekolah mengeluhkan bahwa Albert tidak bisa menangkap maksud
    pertanyaan yang diajukan gurunya dan tidak bisa menjawab pertanyaan dengan cepat.
    Dia kemudian membandingkan guru-guru tersebut dengan kopral-kopral di
    kententaraan yang menghadapi tentara anak-anak.
    Pada musim gugur 1888, pad umur 8,5 tahun Abert masuk ke Luitpold –
    Gymnasium (SLTP) di Munich, yang memberinya jalan menuju pendidikan ke
    perguruan tinggi. Di SLTP penekanan pendidikan diberikan pada subjek nonsains
    namun dia tidak menyukai subjek ini karena hanya menekankan pada bahasa Latin
    dan Yunani Kuno, karena dia menulis tugas sangat buruk sekali sehingga gurunya
    meramalkan bahwa Einstein tidak akan pernah menjadi apa-apa.
    Albert menghabiskan waktu setahun berikutnya, 1895-1896, pada waktu
    SLTA di Aarau, lima puluh kilometer di arah barat Zurich. Disisnilah dia mendapat
    akses ke Laboratorium fisika yang terkenal untuk waktu itu. Di laboratorium ini dia
    belajar dengan bersemangat dengan guru-gurunya yang liberal, dengan ketulusan
    yang bersahaja tanpa harus mengandalkan otoritas dari luar, memberikan kesan yang
    tak terlupakan pada diri Einstein. Dibandingkan dengan enam tahun di sekolah
    psikomotornya sangat mendukung untuk menjadi tentara. Apakah sebelum
    menembak musuh tentara mesti menghitung dulu berapa kecepatan peluru, berapa
    sudut tembak atau mesti baca puisi dulu agar musuh tertidur lalu ditembak. Secara
    tidak langsung UN telah membunuh cita-cita anak bangsa, UN juga menciptakan
    jurang pengangguran yang makin dalam. Mengapa UN mesti dipertahankan?
    Ada juga wacana dari beberapa rekan Guru dan Dosen kalau UN juga tetap
    dilaksanakan tapi kelulusan pada sekolah seperti pada tahun 90-an mungkin
    keadaannya tidak akan runyam seperti ini, masalah lulusan nanti apakah diterima
    menjadi ”tentara” atau di terima di ”ITB” itu tergantung dari personal siswanya
    sehingga UN tidak menjadi penjegal cita-cita anak didik. Rasanya juga percuma
    siswa lulus semua dan peringkat sekolah naik tapi yang ujian adalah ”guru” nilai
    siswa secara keseluruhan tinggi-tinggi tapi waktu penerimaan siswa baru di
    Perguruan Tinggi tidak ada yang lolos. Apakah UN akan tetap di lakukan jawabnya
    tegantung pada para pemimpin kita, semoga saja mereka menggunakan nurani untuk
    memikirkan bangsa ini demi masa depan.
    Tentang Penulis:
    Nama : Ali Pullaila,
    Alamat Tempat Tugas: Jl. Diponegoro No 750 Pasirpengarayan
    Kec. Rambah. Kab. Rokan hulu. Provinsi Riau
    Phone : 085221913075
    Email : alifkemba@yahoo.com

  27. […] aja Menolak UN” Sebuah komentar tulisan muncul di posting berjudul Menjelang UN Lagi dan Lagi, dari seorang kawan di Riau, setelah di baca nampaknya lebih bagus ( sungguh lebih bagus dari […]

  28. salam kenal

  29. Jangankan Einstein saya saya menolak UN. he..he.. tapi wlupn bgtu, kita yang mengikuti un mesti ttp smgt..
    lulus dan masuk prgruan tinggi adalah hrpn kami semua, doakan kami ya pak ! moga kami bisa lulus un n bs mljtkn keprgruan tggi..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: