Terima Kasih Ya Allah yang Maha Pemurah

Hari ini kamis jam menunjukkan pukul 17.24 WIB, sekolah telah sepi hanya tinggal penjaga sekolah siap-siap ngunci pintu. Oh iya sebenernya tiap hari kamis saya pulang kampung untuk mempersiapkan acara malam jum’atan🙂 , ( hiks begini nasib kaum urban ) maksud hati ingin posting tentang sesuatu yang bermakna apadaya otakku blank kaya abis di format.

Tak ada gagasan yang nyangkut tuk ditulis, seraya iri dengan teman-teman yang begitu hebat tulisannya. Akhirnya ajian pamungkas terpaksa digunakan untuk membuat posting ini.

1. Ngubek-ngubek hardisk kali ada yang bisa di copy paste untuk posting

2. Larak-lirik blog tetangga kali aja dapet ide

3. Menulis sekenanya sehingga tulisan jadi ngak jelas seperti tulisan INI

Dari hasil ngubek-ngubek hardisk dapat tulisan yang lagi-lagi lupa darimana asalnya

Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat menemaniku dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu ruang kerja penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti di depan ruang kerja pertama dan berkata,

” Ini adalah Seksi Penerimaan. Di sini, semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima”.

Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat ini begitu sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh permohonan yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.

Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang panjang lalu sampailah kami pada ruang kerja kedua.

Malaikat-ku berkata, “Ini adalah Seksi Pengepakan dan Pengiriman. Di sini kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses dan dikirim ke manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya”.

Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak malaikat yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan yang dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung terjauh koridor panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang sangat kecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang duduk

di sana, hampir tidak melakukan apapun.

“Ini adalah Seksi Pernyataan Terima Kasih”, kata Malaikatku pelan. Dia tampak malu.

“Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan di sini?”, tanyaku.

“Menyedihkan”, Malaikat-ku menghela napas. ” Setelah manusia menerima rahmat yang mereka minta, sangat sedikit manusia yang mengirimkan pernyataan terima kasih”.

“Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas rahmat Tuhan?”, tanyaku.

“Sederhana sekali”, jawab Malaikat. “Cukup berkata,’ALHAMDULILLAHI RABBIL AALAMIIN’, Segala Puji bagi Allah, Tuhan Semesta Alam, Terima Kasih, yaa Allah “.

“Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri?”, tanyaku.

Malaikat-ku menjawab,

  • “Jika engkau mempunyai makanan di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas kepalamu dan tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk dunia ini.
  • Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang receh, maka engkau berada di antara 8% kesejahteraan dunia.
  • Jika engkau mendapatkan pesan ini di komputermu, engkau adalah bagian dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu”.
  • Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak kesehatan daripada kesakitan … engkau lebih dirahmati daripada begitu banyak orang di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.
  • Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang, kesepian dalam penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat sangat …. Maka engkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia”.
  • Jika engkau dapat menghadiri Masjid atau pertemuan religius tanpa ada ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan, atau kematian … maka engkau lebih dirahmati daripada 3 milyar orang di dunia.
  • Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam ikatan pernikahan … maka engkau termasuk orang yang sangat jarang.
  • Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum, maka engkau bukanlah seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan semua mereka yang berada dalam keraguan dan keputusasaan.
  • Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau menerima rahmat ganda, yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu berpikir bahwa engkau orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa, engkau lebih dirahmati daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang bahkan tidak dapat membaca sama sekali”.

Ditujukan pada : Departemen Pernyataan Terima Kasih: “Terima kasih, Allah! Terima kasih, Allah, atas anugeraMmu berupa kemampuan untuk menerjemahkan dan membagi pesan ini dan memberikan aku begitu banyak teman-teman yang istimewa untuk saling berbagi..ALHAMDULILLAAHI RABBIL AALAMIIN”.

~ oleh kangguru pada April 12, 2007.

23 Tanggapan to “Terima Kasih Ya Allah yang Maha Pemurah”

  1. pertamax!

  2. keduax!

  3. ketiax! eh ketigax! .. terimakasih ya Allah..

    @roffi
    paingan meni melenghir

  4. Mari bersyukur……
    makasih kangguru, udah diingatkan.

    @antobilang
    sokooooooooooooooooooooooooorrrr

  5. kelimaxxx ( ikut2an ..)
    siraman rohani di hari jumat , semoga mendapat pahala yang menyebarkannya..amin..

    @junthit
    klimax kok ngak kerasa mas🙂

  6. Moga kita mendapat limpahan rahmat-Nya. Amin ya Robbal ‘Alamin

    @cakmoki
    amiiien cak

  7. 🙂

    @luthfi🙂

  8. Alhamdulillah, ternyata nikmat yang kita miliki sangat banyak. Jadi ingat ayat dalam surat Arrahman (betul gak ya?). “Maka nikmat Tuhanmu manakah yang kau dustakan?”

    @doeytea
    banyak yang kita dustakan ya

  9. terima kasih Ya Allah
    karena sampai detik ini aku masih mempunyai keinginan yang belum dan akan terwujud

  10. yah..
    ketika kaki kita tersandung batu, maka bersyukurlah gak sampe berdarah…
    klo pun sampe berdarah, bersyukur lah klo gak sampe patah…
    klo pun sampe patah, bersyukurlah gak sampe diamputasi..
    sampe akhirnya kita gak bisa bersyukur krn *tersandung batu* yang membuat kita mati…
    *sok kumaha tah kajadianna ameh bisa jadi kitu??*😀

    kita emang mesti sering2 bersyukur atas rizki yg Allah beri..
    sampe kita gak bisa bersyukur lagi alias mati..

    @orido
    masukin perintah
    i == Alhamdulillah
    i := i++

  11. Kok nyari tulisan dihardisk susah sih?! emang disembunyikan gitu yah?

    Pak Guru
    itulah nasib gara-gara buang simpen file sembarangan

  12. Siiip kangguru nasehatnya selalu ngena di hati

    makasih udah ngunjungi blog saya ‘ You are the first ‘

  13. Alhamdulillah saya punya sodara kangguru yang masih mau peduli untuk saling mengingatkan

  14. Rasa syukur itu bisa membawa kita hidup lebih sejahtera😉
    hidup tenteram dengan rasa syukur…

    @xwoman
    setidaknya dengan bersyukur kesumpekan himpitan beban hidup jadi berkurang

  15. Alhamdulillah. Semoga saya dan keluarga termasuk seluruh blogger di sini adalah teman malaikat Seksi Pernyataan Terimakasih.

    @agorsiloku
    alhamdulillah kang

  16. ya Alloh,mudahkan jalan hidup hambamu ini..
    amiiin

    @anung
    amiiien

  17. trima kasih,pak. jadi ingat. tadi habis makan belum ngucap alhamdulillah.

  18. Thanx ya kangguru, kita 2 jadi nyadar kalo urusan minta 2 apalagi yang gratis yang nggak usah susah 2, kita semuaaa… mau. Tapi kalo giliran ngasih, walaupun sekedar ngasih ucapan terima kasih semuaaa… pd lupa. Ah…, mudaha2an kita nggak lupa lagi kirim2 sama seksi terima kasih

  19. Tutup GUANTANAMO!!!!

  20. Alhamdulillahi robbil alamin

    Arigato gozaimasu sensei

  21. oi……………gmn kalo soal”mmya ditampilkan di comment book?jd kan enak gt,hehehehehe……….

  22. Waah intronya ngublek2 hard disk hehehe, thanks kang guru… sampai ketemuan di surga ya…hahaha saya disana jualan viagra abis kata pak abu para laki2 disediain perawan 70 ribu orang

    @Bu Dokter
    weleh weleh kasihan dong ibu-ibu yang masuk sorga apakah ketemu 70 ribu perjaka juga???

  23. mimpi eh mimpi, kok banyak yang mimpi ya

    @ndaru
    kata iwan fals sich karna mimpi yang terbeli sebab harga barang tinggi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: