Belajar Motret

Motret memang mengasikan, berbagai kejadian yang lewat hanya sepersekian detik bisa kita abadikan dengan alat yang cukup sedrhana untuk ukuran sekarang. Kamera digital yang kian hari kian murah kayaknya bakal menjadi wabah baru di dunia gadget, Boss Mbel sudah menggunakan lumix untuk alat potretnya.

Ada beberapa hal yang perlu kita perhatikan dalam memotret:

Pencahayaan, intensitas cahaya yang masuk ke sensor dapat diatur dengan :

  • Pengaturan bukaan lensa ( diafragma ) pada kamera ditunjukan dengan bilangan f, bilangan f berbading terbalik dengan banyaknya cahaya yang masuk ke dalam sensor, semakin besar bilangan f semakin kecil bukaan rananya sehingga intensitas cahaya yang masuk kedalam sensor semakin sedikit,
  • Lamanya waktu ketika rana terbuka ( shutter speed ), tentu semakin besar angka shutter speed semakin banyak cahaya yang masuk ke sensor

Sensitifitas Sensor, sensitifitas sensor tidaklah sama dengan sensitifitas mata kita, hal ini menyebabkan warna yang timbul hasil jepretan kita tidak sama dengan warna yang kita lihat, contohnya mata kita melihat warna langit biru, ketika kita jepret ternyata hasil jepretan langitnya terlihat putih. Untuk mengakali hal ini bisa dilakukan dengan cara : memakai filter, atau kita memotretnya di pagi hari atau sore hari.

Komposisi, ketika kita meletakan objek yang hendak kita photo gunakanlah aturan rule of third, objek yang berada di daerah sepertiga bagian lebar photo lebih enak dipandang dari gambar yang berada di tengah tengah.

Kalakay

Kalakay

Udah dulu ah entar disambung lagih ini mah dalam rangka ngabuburit sajah belum tentu bener kok, maaf ya kalo salah salah tolong dibenerin.

Baru bangun dari hibernate

~ oleh kangguru pada September 9, 2008.

24 Tanggapan to “Belajar Motret”

  1. mantap pak guru, saya nunggu tips berikutnya.

    • salam, saya suka dengan ulasan dan gaya penulisan anda, edukatif dan sangat menambah kasanah dunia pendidikan, semoga saya bisa mencontoh anda dalam memberikan pemikiran dan saran bagi sesama, semoga sukses selalu.
      @ smadav juni 2010.

  2. kereeeeeeen… aseli keren banget hasilnya.. ini sambungan yang dulu ya??? keren deh pak guru.. gek ndang bali, njur nikah.. aku diundang yo?? hehehehe

  3. Kalok make LUMIX, tinggal di set da IA, maka dia akan ngatur semuwanya secara otomatissss….. :mrgreen:

  4. Dulu saya juga belajar motret, namun berhubung saya tidak bawa kamera setiap saat, ya akhirnya mengabadikan moment dengan peralatan seadanya. esensinya bukan pada kualitas tapi moment. itulah sebabnya banyak foto di blog saya jepretan dari hape saja karena hanya barang itu yang setiap saat bersanding dengan saya…
    Untuk keperluan tertentu, keahlian motret sangat penting.

  5. Salam kenal pak guru…
    Kalo utk urusan ngasih komentar ttg artikel bp ini saya mah ngga bisa. Saya cuman guru TIK jadi-jadian yg lg bersimbah peluh dan cucuran air mata utk belajar photoshop. Untungnya label sarjana agama iain sunan kalijaga yogyakarta menolong saya utk tdk lekas putus asa dan tetap semangat utk belajar demi anak didik saya di madrasah. Saya bangga menjadi guru madrasah, namun saya lebih bangga lagi jika anak didik saya berhasil jadi orang besar dan memuliakan guru-gurunya. Untuk itu saya merasa perlu utk belajar dari guru-guru seantero nusantara yg punya kualitas mumpuni, contohnya kayak sampeyan ini.
    Ngomong-ngomong blog sampeyan ini template nya sama persis dgn blog saya, namun dari sisi desain tambahan dan konten, tentu lebih hebat punya sampeyan. Kalo saya mah lagi belajar bikin blog, makanya semrawut dan nggak ngangeni…

  6. hemm…ilmu yang bermanfaat.
    diupload yang banyak pak, hasil jepretannya, biar kita2 bisa lihat langsung hasil jadinya, sapa tau jadi terinspirasi untuk mengapresisasi foto juga, selain teks dan kalimat.

  7. Tipsnya bagus wak. Sayang kamera yang saya punya hanya kamera ecek-ecek😀

  8. Wah pak guru sekrang pindah profesi jadi fotografer ya?🙂

  9. […] Bah mahluk apa lagi tuh??? Tulisan saya sebelumnya tentang Belajar Motret, dilajut […]

  10. asikkk
    dapat materi kamera memotret .. mamakasi ..

  11. salam kenal kang, izin ditaut ke blogku ya…Dulu ’88 pernah belajar motret di IPHOS (indonesia photo suplai?) surabaya. tapi karena gak punya kamera profesional lalu lupa… bagus nih ngingatin kembali. tapi masalahnya sekarang kamera gituan malah lebih mahal dari pada kamera digital yang praktis

  12. memotret hati aja

    atau memotret udarah

  13. Bisa gak Motret diri sendiri biar kita tahu siapa diri kita dari sisi orang lain ?

  14. nice blog..
    seneng motret alam juga yah
    salam kenal
    Harmendo

    at ” memen.wordpress.com “

  15. TERIMAKASIH ATAS INFORMASI DAN TULISANNYA, CUKUP BERMANFAAT BUAT BACAAN/REFRENSI UNTUK REGENERASI. KUNJUNGI JUGA SEMUA TENTANG PAKPAK DAN UPDATE BERITA-BERITA DARI KABUPATEN PAKPAK BHARAT DI GETA_PAKPAK.COM http://boeangsaoet.wordpress.com

  16. Lama terbengkalai, kang?

  17. Kang..kalo pengen gambarnya jd siluet gmn caranya…tempo hr aku photo pohon kelapa jd siluet itu jg gak sengaja…aku seneng gambar2 siluet….nuhun Kang…

  18. Hal apapun kalau serius, pasti akan menghasilkan

  19. makasih udah sharing tentang belajar memotret, jadi menambah pengetahuan baru buat saya🙂

  20. Hobi yang keren tuh…! moga lancar dan sukses selalu belajarnya

  21. Hasil Jepratannya Bagus dah …
    Semangat terus untuk belajarnya🙂

  22. thanx atas infonya…menarik skali

  23. lanjutkan… fotonya udah bagus kok….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: